Home » » Mengintip Tren Busana Minimalis di Bisnis Fesyen Wanita

Mengintip Tren Busana Minimalis di Bisnis Fesyen Wanita

thread kedua ini agak serius pembahasannya hahaha
efek dari membaca buku

Kalo berkenan boleh lah di

atau di kasih

insya allah no gan

Spoilerfor CEK:
maaf salah jepret tp insyallah no repost


langsung saja gan

A.FENOMENA

mengacu kepada teori Sigmund Freud yang mengatakan bahwa seks adalah penggerak aktivitas manusia,muncullah generasi baru yang mengenyampingkan moralitas sebagai pembatas (aurat) bagi hasrat seksual

Aurat wanita masih merupakan barang tabu dan langka untuk dipertontonkan hingga awal abad 20.Pakaian bagi wanita masih relatif tertutup dengan bentuk yang lebar menutupi ujung lengan hingga mata kaki. Bahkan, ada yang sampai menempel dengan tanah. Pada 1950-an, muncul era 'you can see' yang memamerkan lengan atas hingga ketiak wanita. Dapat dikatakan mulai dari masa inilah dimulainya era 'ketelanjangan' wanita.

Spoilerfor Baju you can see:
kurang lebih seperti itu lah modelnya gan



Kemudian oleh para konspirator dalam dunia mode, dimulailah bertebaran pemandangan belahan dada, punggung (back less), dan belahan pantat (bottom less).

Spoilerfor Baju back less:

yang ini selebriti hollywood yang make



Kalo yang bottom Less saya masukin gambarnya yang ini aja, takut porno nanti, kan aslinya kelihatan tekstur pantatnya hahahaha




Dengan diperkenalkan bra tanpa tali pada tahun 1968, para desainer mendapatkan kesempatan untuk lebih mengeksplorasi pakaian model top less (atasan terbuka).

Spoilerfor Baju Top less:
top less yang paling sopan yang saya search di google gan


Lalu, di penghujung millenium kedua, mata para pria sangat di manjakan oleh tiga perempat bagian tubuh wanita yang terbuka dengan bebasnya di tengah keramaian. Ada kekhawatiran (mungkin bagi sebagian lain menjadi harapan) bahwa beberapa puluh tahun mendatang kondisi ketelanjangan perempuan mungkin akan kembali seperti zamannya Hawa, alias tanpa sehelai benang pun

B.konseptor di balik ketelanjangan wanita

Sulit memang untuk menunjuk hidung siapa konseptor di balik perendahan derajat wanita ini. Paling tidak secara langsung. Namun, banyak kritikus mengatakan bahwa peran serta para perancang mode sekuler (bersifat duniawi atau kebendaan) tidak dapat di lepaskan dari aroma skenario ini. Secara logika, barangkali merekalah yang menyosialisasikan lebih jauh mengenai 'ketelanjangan'. Produk-produk fashion dilabel sebagai kendaraan menuju kebebasan wanita yang sesungguhnya.Tetapi, di balik keuntungan komersil jutaan dolar dari bisnis 'menelanjangi wanita ini, banyak orang menduga ada proyek lain yang lebih besar di balik gerakan itu. Lalu, para perancang , model, dan artis, sadar atau tidak sadar menjadi bagian kecil dari permainan ini. Tujuan besarnya memobilisasi sebanyak-banyaknya perempuan dunia untuk memberontak terhadap aturan dalam kitab-kitab suci. Muaranya adalah "Pembangkangan kepada Tuhan"


Coba bayangkan aja gan sekarang tren celana pada wanita
ada yang namanya legging tuh yang tipis banget yang sampek tekstur dari pangkal paha kebawah sampek kelihatan
ada juga hot pants waw tambah sexy banget cewek pake hot pants mah
lah di atasnya lagi ada yang lebih parah dari hot pants kalo anak surabaya bilang 'CELANA GEMES' . kenapa di bilang celana gemes karena kalo ngelihat anak cewek pake celana itu pasti dah agan agan pada gemes
celana nya itu yang mirip hot pants tapi kurang keatas lagi yang hampir sejajar dengan pangkal paha itu loh yang minim banget tapi berbahan jeans atau denim biasanya

Spoilerfor nih celana gemesnya:
nih ada lagi



kalo ada yang mau nambahin silahkan gan, saya tunggu komeng nya

Spoilerfor tambahan dari agan agan: Quote:Original Posted By sunflowerâ–º
lebing kurang begini ya gan:




sumber : Buku 151 konspirasi dunia paling gila dan mencengangkan
afred suci


JUAL RAKET TENIS DUNLOP XLT-15

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52452e0320cb170b1100000a

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)