Home » » Ciri Khas Pulau Lombok dari A sampai Z

Ciri Khas Pulau Lombok dari A sampai Z

SELAMAT DATANG

Di Thread Ana Gan

Semoga Bisa Memberikan Sedikit Manfaat Bagi Kita Semua

Ketika Membicarakan tentang PULAU LOMBOK, mungkin akan banyak hal yang akan kita Fikirkan, mulai dari keindahan alam, budaya, makanan dan masih banyak lagi hal lain yang ada di dalamnya… Untuk Memilih dan menyusun“sesuatu’ berdasarkan Alfabet bukanlah hal yang gampang Karena akan banyak ditemukan “sesuatu” yang memiliki Alfabet sama dan juga menarik untuk diangkat…
Mengapa Hanya Dari A sampai W ???
Karena Sampai Saat ini TS Belum Menemukan "Sesuatu" yang bisa diangkat dengan Alfabet X Y dan Z

Dari A sampai W tentang Secuil Anugerah Untuk Tempat Bernama Pulau Lombok

Spoiler for A:
Spoiler for ARES:
Ini Bukanlah Salah Satu Nama Dewa Dalam Mitologi Yunani, Tapi ini adalah Makanan Khas Pulau Lombok yang Bahan Utamanya adalah Batang Pisang Muda dan dimasak menggunakan bumbu-bumbu dan Sebagai pelengkap rasanya, makanan ini menggunakan santan dengan rasa yang gurih dan manis. Ares merupakan makanan tradisional yang banyak dihidangkan di acara pernikahan. Biasanya, makanan ini disajikan dengan sepiring nasi putih yang masih hangat.



Spoiler for B:
Spoiler for BLOAM:
Tepatnya Tanjung Bloam… Sebuah Pantai Yang Terletak di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru adalah daerah konservasi penyu yang memiliki habitat di sekitar tebing dan berada di sepanjang garis pantai yang terbentang dari ujung utara hingga ujung selatan. Selain itu, tempat ini memiliki keindahan alam yang masih natural karena belum banyak dikunjungi wisatawan. Begitu sampai di Tanjung Bloam, Anda akan disuguhi hamparan pasir putih yang lembut. Air lautnya biru dan sangat jernih. Panorama ini sesekali disela dengan nelayan yang hilir mudik mencari ikan dengan menggunakan perahu kayu di pantai. Daya tarik Tanjung Bloam adalah keindahan batu padas yang menakjubkan. Dua tebing batu padas mengapit pantai Tanjung Bloam yang eksotis. Pada bagian kiri, tebing berbentuk seperti kue bakpao. Sedang pada sisi kanan, tebing berbentuk tak beraturan dan menjorok ke arah pantai.



Spoiler for C: Spoiler for CIMODOK atau CIDOMO:
Cidomo atau kadang disebut Cimodok adalah alat transportasi tenaga kuda khas pulau Lombok. Secara fisik kendaraan ini mirip dengan delman atau andong yang terdapat di pulau Jawa. Perbedaan utama dari delman atau andong adalah cidomo menggunakan roda mobil bekas, bukan roda kayu. Sampai saat ini, alat transportasi ini masih menjadi sarana transportasi utama, terutama pada daerah-daerah yang tidak dijangkau angkutan publik dan daerah-daerah sentra ekonomi rakyat seperti pasar.



Spoiler for D: Spoiler for DESA SASAK SADE REMBITAN:
Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Ya, Dinas Pariwisata setempat memang menjadikan Sade sebagai desa wisata. Ini karena keunikan Desa Sade dan suku Sasak yang jadi penghuninya. Sebagai desa wisata, Sade punya keunikan tersendiri. Meski terletak persis di samping jalan raya aspal nan mulus, penduduk Desa Sade di Rembitan, Lombok Tengah masih berpegang teguh menjaga keaslian desa.



Spoiler for E: Spoiler for EKAS:
Ekas merupakan salah satu Kawasan Pantai dengan kondisi pantai berupa Teluk. Teluk Ekas merupakan kawasan teluk terbesar di Lombok. Letaknya di kecamatan Jerowaru kabupaten Lombok Timur. Tidak banyak yang mengetahui lokasi wisata ini, padahal sejatinya teluk ekas merupakan kawasan wisata teluk dengan ombaknya yang besar dan banyak didatangi oleh para peselancar. Lokasi wisata sebenarnya dari Teluk Ekas memang agak ke tengah laut untuk surfing, tapi bukan berarti pantainya tidak menarik untuk dikunjungi. Pantai di teluk Ekas sendiri merupakan pantai berpasir putih yang luas. Kawasan ini juga dijadikan sebagai perkampungan nelayan, sehingga jika anda datang ke sini anda akan menemukan banyak sekali perahu dan keramba ikan yang ditambatkan di bibir pantai. Selain itu teluk ekas juga dijadikan sebagai tempat budidaya rumput laut, udang dan lobster.



Spoiler for F: Spoiler for FESTIVAL BAU NYALE:
Festival Bau Nyale atau Festival Menangkap Cacing adalah Festival Tahunan yang dilaksanakan di Pulau Lombok… Festival Bau Nyale ini diadakan setiap tanggal 20 bulan 10 dalam penanggalan Sasak atau lima hari setelah bulan purnama yang biasanya sekitar bulan Februari / Maret. Ada 16 titik tempat Festival ini di Sepanjang Pantai Selatan Lombok (Pusatnya di Pantai Seger),,, Nyale adalah sejenis cacing laut yang biasa hidup di dasar air laut, seperti di lubang-lubang batu karang. Tradisi menangkap Nyale (Bau Nyale) dipercayai timbul akibat pengaruh keadaan alam dan pola kehidupan masyarakat tani yang mempunyai kepercayaan yang mendasar akan kebesaran Tuhan, menciptakan alam dengan segala isinya termasuk binatang sejenis Anelida yang disebut Nyale. Kemunculannya nyale ini di pantai Lombok Selatan yang ditandai dengan keajaiban alam dipercayai sebagai rahmat Tuhan atas mahluk ini….



Spoiler for G: Spoiler for GENDANG BELEQ:
Gendang Beleq merupakan salah satu kesenian tradisional yang telah sangat lama berkembang dan dikenal dengan baik oleh masyarakat suku Sasak. Nama kesenian Gendang Beleq diambil dari salah satu alat musik yang digunakan yaitu dua buah gendang berukuran besar dan panjang. Bentuk kesenian tradisional Gendang Beleq yang kita temukan dewasa ini merupakan perkembangan bentuk karena pengaruh kesenian Bali yaitu Tawaq-Tawaq. Perubahan bentuk kesenian ini pertama kali terjadi sekitar tahun 1800 M, ketika Anak Agung Gede Ngurang Karang Asem memerintah di gumi Sasak. Sebelumnya, kesenian Gendang Beleq hanya terdiri atas sebuah Jidur (gendang besar yang berbentuk beduq), sebuah gong dan sebuah suling. Demikian besar pengaruh kebudayaan Bali pada waktu itu, sehingga peralatan kesenian ini berkembang sesuai dengan alat yang digunakan pada kesenian tawaq-tawaq.



Spoiler for H: Spoiler for HUTAN MONYET PUSUK:
Hutan Monyet Pusuk terletak di perbatasan antara Lombok Barat dan Lombok Utara adalah sebuah hutan lindung dengan kekayaan hayati yang masih terjaga. Di Hutan ini terdapat kawanan monyet yang berjumlah ratusan yang memang berhabitat asli di hutan yang masih sangat rimbun dengan pepohonan ini. Kawanan monyet ini menjadi ciri khas dan juga menjadi Asal Penamaan Hutan ini… Monyet-monyet seringkali berderet di pinggir jalan untuk menanti pengguna jalan memberikan makanan. Tingkah laku ratusan monyet ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lewat disana.



Spoiler for I: Spoiler for IJOBALIT:
Desa Ijobalit di Kecamatan Labuhan Haji Lombok Timur terkenal sebagai desa yang Gersang… Tapi siapa sangka didesa ini terdapat tempat Hijau yang disebut “Lembah Hijau”…. Tempat ini dinamakan lembah hijau karena lokasinya dipenuhi pepohonan dan tumbuhan hijau plus kolam-kolam cantik dan aneka bunga. Kolamnya dikelilingi pohon yang berbaris di tepian. Tempat ini juga dilengkapi dengan beberapa berugak yang digunakan untuk tempat bersantai menikmati keindahan alam yang mempesona. Air di kolam ini begitu jernih dan seakan-akan membujuk setiap pengunjung agar berenang merasakan kesegarannya. Tidak itu saja, ada banyak bunga yang bermekaran dengan indahnya. Perpaduan antara hijau dan warna-warni bunga inilah yang membuat siapapun ingin berlama-lama di lembah hijau.



Spoiler for J: Spoiler for JAJE TUJAK:
Orang yang sudah lama tinggal di Lombok pasti tau atau mungkin sangat familiar dengan yang namanya Jaje Tujak. Jaje Tujak adalah kuliner khas Lombok yang terbuat dari beras ketan. Jaje Tujak biasa dibuat sebagai hidangan untuk menjamu sanak saudara yang bersilaturahmi saat hari lebaran tiba. Jika kita lihat dari namanya, maka kita akan mendapatkan 2 kosak kata bahasa sasak yaitu kata "Jaje" dan "Tujak". Kata "Jaje" berarti jajan atau jajanan, sedangkan kata "Tujak" berarti menempa atau dipukul-pukul, jadi bisa disimpulkan bahwa arti dari kata Jaje Tujak adalah jajan yang ditempa atau dipukul-pukul, karena memang cara pembuatan Jaje Tujak seperti itu, yaitu ditempa dengan alat khusus yang tentu saja masih merupakan alat tradisional…. Untuk Memakannya Biasanya ditemani dengan Ketan (Poteng)



Spoiler for K: Spoiler for KONDO:
Tepatnya Gili Kondo…. Sebuah Pulau Kecil yang Berada di Utara Lombok Timur ini menawarkan banyak pesona yang tidak kalah dengan Gili-gili lain yang ada di Lombok.. Waktu yang baik jika ingin traveling ke Gili Kondo adalah pada saat musim panas atau pertengahan tahun. Perairan di Gili Kondo tidak begitu dalam, ombaknya tenang dan airnya bening dan bersih. Sangat Tepat Untuk Mereka yang hobby Snorkeling



Spoiler for L: Spoiler for LAMBUNG:
Pakaian Tradisional Perempuan Sasak ini disebut Lambung. Berwarna hitam polos dan Bagian lehernya berbentuk segitiga.. Konon, baju ini disebut baju lambung karena bagian bawahnya hanya sampai lambung atau perut. Ketika mengenakan baju lambung biasanya memasangkannya dengan selendang yang disampirkan di pundak. Lalu, di pinggang, mereka lilitkan kain yang disebut sabuk anteng. Selendang dan sabuk antengnya bercorak garis-garis dengan aneka warna. Untuk bawahannya mereka mengenakan kain tenun khas Sasak.



Spoiler for M: Spoiler for MUTIARA LOMBOK:
Mutiara Lombok adalah mutiara yang dihasilkan dari budidaya kerang dari Pulau Lombok. Seperti halnya di Maluku dengan mutiara khas yaitu mutiara hitam. Mutiara Lombok merupakan mutiara yang terkenal se nusantara sampai ke penjuru dunia, banyak para wisatawan dari luar maupun dalam yang membeli mutiara Lombok sebagai cindera mata. Mutiara Lombok di budidayakan di dua tempat yaitu di laut maupun di air tawar (danau, tambak, sungai).



Spoiler for N: Spoiler for NARMADA:
Tepatnya Taman Narmada… Taman Narmada terletak di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Taman yang luasnya sekitar 2 ha ini dibangun pada tahun 1727 oleh Raja Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem, sebagai tempat upacara Pakelem yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka (Oktober-November). Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat peristirahatan keluarga raja pada saat musim kemarau.



Spoiler for O: Spoiler for OTAK KOKOK:
Bagi mayoritas masyarakat Lombok Timur pasti sudah mengenal dekat dengan salah satu tempat wisata ini, yaitu Kolam renang dan Air Terjun Otak Kokok Joben. Nama ini berasal dari bahasa Sasak yang merupakan bahasa orang Lombok. Otak artinya kepala, Kokok artinya sungai/kali, sedangkan Joben adalah nama daerah tersebut. Jadi maksudnya adalah air yang terdapat di kawasan wisata ini adalah alami karena langsung dari mata air di bawah kaki Gunung Rinjani. Lokasi Wisata ini terletak di Kecamatan Montong Gading + 50 km dari Kota Mataram. Lombok Timur. Tempat ini memiliki dua kolam renang, 1 kolam renang yang berukuran kecil untuk tempat berenang anak-anak. Dan satunya lagi untuk berenang orang dewasa. Uniknya lokasi ini karena terletak di bawah kaki Gunung Rinjani sehingga desain kawasan nya pun terlihat alami.



Spoiler for P: Spoiler for PERESEAN:
Peresean adalah salah satu dari sekian banyak Budaya asli suku Sasak yang ada di Pulau Lombok. Budaya Peresean ini merupakan sebuah seni tradisional pertarungan antara dua orang petarung yang disebut pepadu, dengan menggunakan sebuah rotan sebagai pemukul yang disebut penjalin yang ujungnya dilapisi balutan aspal dan pecahan beling yang ditumbuk sangat halus, dan perisai sebagai pelindung yang disebut ende yang terbuat dari kulit sapi atau kulit kerbau. Acara adat Peresean ini telah berlangsung secara turun temurun sejak ratusan tahun yang lalu, dan acara ritual adat Peresean ini biasanya digelar disaat musim kemarau tiba untuk memanggil hujan



Spoiler for Q: Spoiler for QUBAH HIJAU:
Tepatnya Masjid Qubah Hijau atau Masjid Al-Mujahidin.
Lombok Dikenal juga dengan sebutan Pulau Seribu Masjid karena banyak sekali Masjid dari Ujung Utara sampai selatan dan dari Ujung Barat sampai Timur…. Salah Satu Masjid Besar yang terkenala dalah Masjid Al-Mujahidin atau Masjid Qubah Hijau, Terletak di Kota Selong yang merupakan Ibukota dari Lombok Timur, Dinamakan Qubah Hijau karena Qubah masjid tersebut berwarna Hijau…



Spoiler for R: Spoiler for RINJANI:
Menyebut Pulau Lombok tentu saja tidak Afdol jika tidak Menyebut RINJANI.
Puncak tertinggi di Pulau Lombok ini menawarkan banyak keindahan dan selalu menarik untuk dikunjungi



Spoiler for S: Spoiler for SENDANG GILE:
Tepatnya Air Terjun Sendang Gile… Air Terjun Sendang Gile merupakan obyek wisata yang masih satu lokasi dengan Taman Nasional Gunung Rinjani. Namun keberadaannya memang masih jarang dikunjungi. Air terjun Sendang Gile ini berada di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lebih tepatnya merupakan gerbang bagi para pendaki yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Rinjani. Air Terjun ini dinamakan Sendang Gile, karena menurut cerita, penduduk setempat secara tidak sengaja menemukan air terjun ini kala memburu singa gila yang mengacau di sebuah kampung dan kemudian lari masuk ke hutan



Spoiler for T: Spoiler for TANGSI:
Tepatnya Pantai Tangsi atau Lebih Dikenal dengan nama Pantai Pink… Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna Pink. Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, Menawarkan Berbagai Keindahan Khas Pantai Selatan,,, Namun ada satu kendala untuk menuju Tempat ini, yakni infrastruktur jalan yang masih kurang memadai, apalagi saat musim hujan hamper tidak bias dilewati,,, tapi itu semua akan hilang ketika sudah sampai di pantai ini.



Spoiler for U: Spoiler for UPACARA PUJAWALI dan PERANG TOPAT:
Sebuah Bentuk Keragaman Budaya dan Rasa Kebersamaan Antar Umat Beragama Terjadi dari Kegiatan ini… Jika Upacara Pujawali di berbagai tempat lain pelaksanaannya dilakukan sepenuhnya oleh umat Hindu. Namun khusus di Pura Lingsar, upacara pujawali setempat dirangkai dengan tradisi perang topat yang biasa dilakukan oleh Umat Muslim Sasak… Perang topat atau ketupat berlangsung bersamaan dengan upacara pujawali. Prosesinya pun tak bisa dipisahkan dari pelaksanaan upacara tahunan itu. Ada Semacam Peraturan Tidak Tertulis yang mengatakan bahwa ”Kalau tak ada Upacara pujawali, perang topat tak kan dilaksanakan karena perang topat satu rangkaian dengan pelaksanaan Upacara Pujawali. Prosesi ini tak bisa dipisah-pisah"



Spoiler for V: Spoiler for VIRGINIA:
Alias Tembakau Virginia… Salah Satu Komoditi andalan dari Pulau Lombok khususnya Lombok Timur dalam Bidang Pertanian… Kwalitasnya sudah diakui oleh dunia, bahkan Tembakau Virginia Lombok ini kwalitasnya terbaik ke-3 di dunia setelah Brazil dan Amerika.



Spoiler for W: Spoiler for WETU TELU:
Wetu Telu (bahasa Indonesia:Waktu Tiga) adalah praktik unik sebagian masyarakat suku Sasak yang mendiami pulau Lombok dalam menjalankan agama Islam. Ditengarai bahwa praktik unik ini terjadi karena para penyebar Islam pada masa lampau, yang berusaha mengenalkan Islam ke masyarakat Sasak pada waktu itu secara bertahap, meninggalkan pulau Lombok sebelum mengajarkan ajaran Islam dengan lengkap. Saat ini para penganut Wetu Telu sudah sangat berkurang, dan hanya terbatas pada generasi-generasi tua di daerah tertentu, sebagai akibat gencarnya para pendakwah Islam dalam usahanya meluruskan praktik tersebut… Salah Satu Peninggalan Ajaran ini adalah Masjid Kuno Bayan Beleq yang juga merupakan daerah tujuan religi di Lombok



Spoiler for X Y dan Z: Spoiler for :
(Masih Dalam Tahap Pencarian)
Mungkin Ada Yang Mau Menambahkan ???


Spoiler for Sumur:
Tulisan dari Pemikiran sendiri berdasarkan pengalaman pribadi sebagai Anak Lombok Asli....
sumber gambar TKP

SEKIAN THREAD ANA GAN

AKU CINTA INDONESIA

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/5333f402c0cb17df488b4618

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)